TP MODUL 1 PERCOBAAN 1

 

TP M1 P1 K5



1. Prosedur [Kembali]

Langkah-langkah untuk mensimulasikan rangkaian Kontrol Lampu Lorong menggunakan mikrokontroler STM32F103C8 adalah sebagai berikut:

  1. Perancangan Hardware di Proteus

    • Buka software Proteus dan buat project baru.

    • Pilih dan susun komponen utama: Mikrokontroler STM32F103C8, Sensor Touch (TTP223), Sensor PIR, LED, dan Buzzer.

    • Hubungkan komponen tersebut sesuai dengan skema Gambar 3. Pastikan jalur input dari sensor dan jalur output ke indikator (LED/Buzzer) terhubung ke pin GPIO yang tepat pada STM32.

  2. Inisialisasi Hardware pada STM32CubeIDE

    • Buka STM32CubeIDE dan buat project baru dengan target chip STM32F103C8.

    • Pada konfigurasi pin (Pinout & Configuration), tentukan pin mana saja yang akan bertindak sebagai GPIO_Input (untuk Sensor Touch dan PIR) serta GPIO_Output (untuk LED dan Buzzer).

    • Lakukan Generate Code untuk mendapatkan kerangka program secara otomatis.

  3. Pembuatan Program dan Logika Kondisi

    • Tuliskan logika program pada file main.c.

    • Rancang kode agar memenuhi kondisi: Saat Sensor Touch mendeteksi sentuhan untuk pertama kalinya, program akan memberikan sinyal High ke LED (menyala) dan Buzzer (berbunyi), sekaligus menonaktifkan pembacaan data dari Sensor PIR.

  4. Kompilasi dan Konversi File (.hex)

    • Lakukan proses Build Project pada STM32CubeIDE.

    • Pastikan pengaturan project sudah diatur untuk menghasilkan output file dalam format Intel HEX (.hex). File ini nantinya akan digunakan sebagai "otak" untuk simulasi di Proteus.

  5. Simulasi Rangkaian

    • Kembali ke aplikasi Proteus, klik dua kali pada komponen STM32F103C8.

    • Pada bagian Program File, cari dan pilih file .hex yang sudah di-build tadi.

    • Jalankan simulasi dengan menekan tombol Play. Amati apakah LED dan Buzzer merespons sentuhan pertama sesuai dengan kondisi yang diminta.

 

2. Hardware dan Diagram Blok [Kembali]

(Masukkan gambar diagram blok sistem dan penjelasan perangkat keras yang digunakan di sini)


3. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali]


Rangkaian sebelum disimulasikan

Rangkaian setelah disimulasikan

Rangkaian ini terdiri dari tiga gerbang NAND, dua gerbang NOR, dua gerbang XOR, dan satu gerbang XNOR. Pada bagian input, terdapat tiga saklar SPDT yang mewakili variabel A, B, dan C yang dihubungkan ke Power (5V) dan Ground (0V).

  • NAND3 menerima A, B, dan C. NAND2 menerima A dan B. NAND4 menerima A, B, C, serta satu jalur tambahan ke ground.
  • NOR2 memproses hasil dari NAND2 dan NAND3. NOR4 menerima input dari A, B, C, serta output dari NAND4.
  • XOR pertama membandingkan hasil NOR2 dengan output NAND3. XOR kedua membandingkan hasil NOR4 dengan output NAND4.
  • Kedua hasil XOR dipadukan oleh XNOR untuk mengecek kesamaan logika.

Output akhir ditampilkan melalui logic probe. Bila logika keluarannya 1 maka LED menyala, dan bila 0 maka LED padam.


4. Flowchart dan Listing Program [Kembali]

(Masukkan gambar flowchart logika dan listing program bahasa C di sini)


5. Video Demo [Kembali]

(Masukkan video demo alat fisik di sini jika ada)


6. Kondisi [Kembali]

Modul 1 Percobaan 1 Kondisi 5

Buatlah sebuah rangkaian lengkap yang memuat 3 gerbang NAND dengan 3 input, 2 input dan 4 Input, kemudian gerbang NOR dengan 2 dan 4 input, kemudian 2 gerbang XOR dan 1 gerbang XNOR. Dan output akhir rangkaian keseluruhannya ditunjukkan dengan LED BIRU atau LOGIC PROBE. Dimana input awal berupa 3 saklar SPDT.


7. Video Simulasi [Kembali]


8. Download File [Kembali]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ADAM SIRHAN

  BAHAN PRESENTASI UNTUK ELEKTRONIKA 2024 Oleh : ADAM SIRHAN NIM. 2310952036   Dosen Pengampu : Dr. Darwison, S. T., M. T. NIDN. 0014096406 ...